Selasa, 20 Oktober 2015

BISNIS SELEPAS PENSIUN

LANGKAH-LANGKAH MEMULAI BISNIS SETELAH PENSIUN
Berhentinya suatu aktifitas rutin yang sudah dijalankan selama puluhan tahun, kemudian berubah dengan menjalani hari-hari yang bebas tanpa adanya aturan tentu saja menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi sebagian orang menjelang masa pensiun. Sebaiknya masa pensiun dipersiapkan sedini mungkin, baik dari segi mental maupun financial.
Rata-rata orang Indonesia setelah masa pensiun itu datang, kebanyakan mengalami 3 kendala secara bersamaan yaitu financial, post power sindrom dan menurunnya kesehatan secara drastis. Oleh sebab itu, sekarang ini banyak perusahaan yang mulai memberikan pelatihan bagi para karyawan menjelang masa pensiun.
Berbisnis merupakan salah satu cara yang paling tepat untuk mengisi hari-hari bebas setelah pensiun, dimana pikiran masih bisa tetap tercurahkan untuk hal-hal yang positif. Meskipun demikian, memulai bisnis setelah pensiun bukanlah perkara yang mudah. Lain halnya jika para pensiunan sudah mulai merintis usaha sejak masih berstatus menjadi seorang karyawan.
Setiap orang pastinya memiliki kecocokan yang berbeda beda pada setiap bisnis yang mereka pilih. Akan tetapi, secara umum ada beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum merintis bisnis pensiunan.
Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum memulai bisnis pensiunan adalah melihat potensi apa saja yang dibutuhkan oleh pasar. Setelah itu Anda berikan solusi untuk kebutuhan tersebut. Anda juga harus melakukan riset kecil untuk mengetahui kebutuhan pasar tersebut. Dari hasil riset yang Anda dapatkan, pastinya akan ada satu peluang bisnis yang menjadi pilihan Anda untuk berbisnis dan pastinya juga dapat disesuaikan dengan kesiapan modal usaha yang Anda miliki.
Misalnya saja dilingkungan tempat tinggal Anda masih sulit sekali mencari warung sembako. Hal itu tentu saja menjadi peluang bisnis tersendiri bagi Anda jika Anda mampu mengeksekusinya dengan tepat.
Langkah kedua yang perlu Anda persiapkan adalah skill atau keahlian. Gunakanlah keahlian khusus yang Anda miliki sebagai modal penting dalam memulai bisnis. Misalnya saja Anda memiliki keahlian memperbaiki komputer, maka hal tersebut dapat Anda jual dan promosikan kepada masyarakat yang membutuhkan jasa servis komputer.
Ketiga, perhatikan hobi Anda. Jangan pernah meremehkan hobi yang Anda miliki, bisa saja hobi Anda tersebut merupakan peluang bisnis yang sangat menarik. Identifikasi hal-hal apa saja yang Anda sukai, misalnya saja Anda suka berkebun, dari situ Anda bisa mencari berbagai macam produk yang berkaitan dengan kebutuhan berkebun sebagai peluang bisnis.
Mulailah menjalankan bisnis dari hal-hal yang sederhana. Tentukan ide bisnis yang paling cocok dengan Anda. Pelaku usaha tidak membutuhkan persiapan khusus untuk bisa memulai bisnis. Hal dasar yang perlu Anda miliki adalah keberanian, kejelian dalam melihat peluang bisnis, kecepatan mengeksekusi ide bisnis atau action dan modal financial secukupnya.
Setelah melakukan beberapa langkah-langkah di atas, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah segera mempersiapkan usaha pensiunan yang akan dijalankan. Diantaranya seperti masalah modal usaha, ide bisnis, membangun jaringan bisnis serta mengeksekusi bisnis yang Anda pilih.
Salam sukses!

MENGEMBANGKAN BISNIS MELALUI KOMUNITAS

Dalam menjalankan roda bisnis, terkadang skill komunikasi  sangat diperlukan para pelaku usaha untuk bisa membuat bisnis yang kita jalani terus berkembang dan lebih dikenal oleh banyak orang. Meski awalnya tak jarang para pemula kurang jago dalam berkomunikasi, namun Anda tak perlu khawatir karena kita bisa memanfaatkan komunitas bisnis untuk membangun rasa percaya diri kita menjadi seorang pengusaha.
Dari pengalaman saya menjalankan bisnis fashion dan kemudian bergabung dengan komunitas sesama pelaku bisnis, ada banyak manfaat yang bisa saya dapatkan baik untuk pengembangan diri maupun usaha.
Baca Juga Artikel Ini :
Karenanya, kali ini saya sengaja memberikan informasi kepada semua pengunjung BisnisUKM.com tentang pentingnya komunikasi bersama forum atau komunitas pelaku bisnis lainnya.

Membantu memperkenalkan bisnis

Tak kenal maka tak sayang, adalah salah satu pepatah yang memang sangat perlu ditanamkan oleh siapa saja, tak terkecuali pelaku bisnis. Menjadi bisnis yang mudah dikenal banyak kalangan memang diperlukan inisiatif kita untuk terlebih dahulu memperkenalkan diri. Jangan pernah gengsi, jika ingin sukses, cobalah untuk berkomunikasi atau memperkenalkan terlebih dahulu tentang bisnis yang kita jalani.

Mendapat informasi tentang solusi bisnis

Pengalaman berharga atau solusi dalam menjalankan bisnis sangat mungkin kita dapatkan dari rekan atau kenalan bisnis yang berkaitan dengan bisnis yang kita jalani. Berbincang ringan tentang permasalahan bisnis yang kita jalani tak jadi masalah, permasalahan dalam bisnis pasti terjadi apalagi bisnis yang dijalani baru berjalan beberapa bulan. Sharing dengan sesama pelaku bisnis bisa dijadikan sebagai salah satu referensi untuk mencari informasi dan solusi dari permasalahan bisnis yang kita hadapi saat ini.

Saling Memberikan Motivasi

Setiap pengusaha tentu harus menjaga semangat dan motivasi bisnis dalam dirinya. Membentuk motivasi bisnis bisa dilakukan dengan membaca tulisan yang ditulis oleh CEO dari sebuah bisnis atau hasil wawancara antara pelaku bisnis dan pewawancara. Dari situ kita bisa melihat gaya pelaku bisnis menjalankan bisnisnya. Jangan ragu untuk memberikan komentar setiap hasil dari wawancara atau tulisan yang dibuat, ini juga membantu kita untuk memperkenalkan bisnis yang kita jalani.
BINGUNG CARI IDE BISNIS ?
Dapatkan Ratusan Ide Bisnis Dilengkapi Dengan Analisa Usaha.

Memperluas Jaringan Bisnis

Untuk awal menjalankan bisnis, kita perlu mendapat banyak kenalan agar kita mendapatkan rekan yang membantu untuk mempromosikan bisnis yang baru kita jalani. Untuk menjaga eksistensi bisnis kita, jangan pernah menutup diri atau takut untuk minta bantuan untuk mempromosikan bisnis yang kita jalankan. Selanjutnya berbicaralah dengan kenalan bisnis dan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan.
Semoga bermanfaat dan salam sukses!
Ditulis oleh :
Muhammad Fuady, S. Farm., Apt mulai serius menekuni bisnis konveksi sejak duduk dibangku perkuliahan di Universitas Islam Indonesia jurusan Farmasi pada tahun 2007 silam. Nama usaha yang beliau usung adalah Mbojo Souvenir. Mbojo sendiri berasal dari salah satu nama daerah di Nusa Tenggara Barat yaitu BIMA. Mbojo adalah Kata lain dari BIMA itu sendiri. Selain jaket dan kaos, kini Mbojo Souvenir mulai memproduksi Pin, stiker, almamater,, topi, undangan, tas, souvenir dan lain sebagainya.

Kreatif dan Produktif di Masa Pensiun

Memasuki masa pensiun bukan berarti akhir dari karir Anda. Anda bisa tetap berkarya dengan mempersiapkan pilihan bisnis sebelum pensiun. Sangat banyak pilihan bisnis yang bisa Anda lakukan di masa pensiun. Apa saja pilihan bisnis bagi pensiunan?
Masa pensiun bukanlah halangan bagi kita untuk berhenti bekerja dan menghasilkan uang. Ada berbagai pilihan bisnis/ peluang usaha yang bisa Anda geluti saat pensiun. Akan tetapi saking banyaknya pilihan bisnis, kita sering kali bimbang dalam menentukan pilihan bisnis apa yang cocok bagi kita. Bagaimana caranya memilih jenis usaha yang sesuai dengan kita?
Karakteristik pilihan usaha yang cocok bagi para pensiunan adalah:
  • Sektor usaha yang tidak beresiko tinggi agar masa tua pensiunan tidak berfikir terlalu keras.
  • Sektor usaha tersebut akan lebih baik apabila mudah dioperasikan mengingat kesehatan dan stamina pensiunan sudah tidak seaktif dulu saat masih menjadi karyawan.
  • Sektor usaha yang nilainya akan terus meningkat meskipun didiamkan.
  • Sektor usaha yang sesuai dengan hobby ataupun keahlian Anda akan menjadi nilai tambah, bisnis tersebut bisa membuat Anda lebih enjoy dalam menjalankannya.
Pilihan bisnis apa saja yang sekiranya sesuai dengan karakteristik usaha di atas? Sehingga para pensiunan dapat menjalankannya dengan santai. Peluang bisnis yang cocok dijalankan di masa pensiun meliputi sektor pertanian atau perkebunan, peternakan, pariwisata atau bisnis yang bersifat investasi seperti bisnis property atau jasa penyewaan.
a). Bisnis di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.
Sektor ini merupakan pilihan bisnis yang sangat tepat bagi para pensiunan. Sektor pertanian, perkebunan dan peternakan biasanya disenangi sebagian besar orang tua. Terlebih kebutuhan akan hasil pertanian dan peternakan sangatlah besar, sementara produsen yang ada belum menyerapnya secara maksimal.
Contoh :
Bisnis peternakan ayam kampung, beternak lele, membudidayakan ikan hias, bisnis makanan organik, bisnis tanaman hias
b). Bisnis di sektor properti
Pilihan lain yang cocok bagi pensiunan adalah bidang property. Bisnis ini merupakan salah satu dari kebutuhan yang diperlukan oleh banyak orang dan enaknya lagi, Anda dapat menjalankannya dengan santai dari rumah saja. Investasi properti tidak ada ruginya, karena nilai jualnya selalu meningkat setiap tahun. Atau berbisnis kost-kostan dirumah atau lahan kosong yang Anda miliki juga sangat berpeluang, apalagi lokasinya di daerah kampus dan perkantoran pasti akan banyak yang membutuhkannya.
Contoh : Bisnis Kontrakan/ Guest house, Bisnis Kost-kostan, Lahan yang Anda punya bisa dijadikan tempat penitipan kendaraan bermotor.
c). Bisnis di sektor sarana transportasi
Sarana transportasi sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dewasa ini. Membuka bisnis sarana transportasi juga merupakan pilihan bisnis yang menjanjikan bagi pensiunan. Sama seperti bisnis property, bisnis ini pun dapat Anda jalankan dari rumah saja.
Contoh : Bisnis jasa antar jemput anak sekolah, bisnis penyewaan mobil, motor, sepeda maupun bus
d). Bisnis yang sesuai dengan hobby Anda
Tentunya bisnis ini akan Anda jalankan dengan hati senang karena bisnis jenis ini sesuai dengan hobby Anda. Misalnya Anda senang menulis, Anda bisa mencoba menulis buku atau jika Anda hobby membaca dan mempunyai koleksi buku yang lumayan banyak, Anda bisa memulai bisnis membuka taman bacaan.
Pilihan sekarang ada di tangan Anda, pilihan bisnis apa yang Anda pilih dalam rangka mempersiapkan masa pension Anda. Semoga tips Gajimu dapat membantu dan menginspirasi Anda dalam mengambil keputusan.
Sumber :
Diolah dari berbagai sumber


Tidak ada komentar:

Posting Komentar